Kota Berketahanan Iklim
yang Inklusif

Pekanbaru: Membangun Budaya Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Kemana sampah kita berakhir? Di Pekanbaru, seperti banyak kota lain, berakhir di tempat pembuangan sampah atau yang tidak diangkut berakhir di sungai atau dibakar. Pola pengangkutan dan pembuangan (pick up and dump) ini berdampak pada penurunan kualitas lingkungan perkotaan, termasuk perubahan iklim.

Melalui Proyek Climate Resilient and Inclusive Cities, Pemerintah Kota Pekanbaru berkomitmen untuk membangun perilaku pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab mulai dari skala rumah tangga untuk mewujudkan Kota Pekanbaru yang sehat, layak huni dan tangguh dalam menghadapi perubahan iklim.

Share This

CRIC
Kerjasama unik antara kota, pejabat, organisasi masyarakat sipil, dan akademisi menuju kota yang tangguh dan inklusif.

Didanai oleh UE

CRIC
Proyek ini didanai oleh Uni Eropa

Kontak

Aniessa Delima Sari

Pascaline Gaborit