Kota Berketahanan Iklim
yang Inklusif

Blog

Global Assessment Report on Disaster Risk Reduction 2022, berjudul "Our World at Risk: Transforming Governance for a Resilient Future" yang diterbitkan oleh Kantor PBB untuk Pengurangan Risiko Bencana (UNDRR) menjelaskan bagaimana bias manusia dan proses keputusan mempengaruhi efektivitas pengurangan risiko bencana.

Hari ini, dunia berada di ambang titik kritis. Sebanyak 15 juta nyawa melayang pada akhir tahun 2021 akibat pandemi COVID-19. Lebih dari empat tahun kemajuan dalam mengentaskan kemiskinan telah musnah. Angka kemiskinan ekstrem bertambah 93 juta orang di seluruh dunia pada tahun 2020.  

Majelis Umum PBB mendeklarasikan akses terhadap lingkungan yang bersih dan sehat sebagai hak asasi manusia yang universal. Dengan 161 suara mendukung, dan delapan abstain, Majelis Umum PBB mengadopsi resolusi bersejarah pada 28 Juli 2022, menyatakan akses ke lingkungan yang bersih, sehat dan berkelanjutan, hak asasi manusia universal. 

The Sustainable Development Goals Report 2022 memperingatkan dunia berada di ambang bencana iklim di mana miliaran orang sudah merasakan konsekuensinya. Emisi CO2 terkait energi untuk tahun 2021 naik 6 persen, mencapai tingkat tertinggi yang pernah ada dan sepenuhnya menghapus penurunan emisi akibat pandemi. 

Jacques Teller adalah seorang urbanis serta profesor teknik perkotaan dan lingkungan di Universitas Liège. 

Dalam video ini Anda dapat mendengarkan rekomendasi dan analisis dari Dr. Raditya Jati, Direktur Pengembangan Strategi di Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Video dari Direktur Pilot4dev @ Acara pembuka CRIC. 

Video tentang ekonomi sirkular di perkotaan. 

Share This

CRIC
Kerjasama unik antara kota, pejabat, organisasi masyarakat sipil, dan akademisi menuju kota yang tangguh dan inklusif.

Didanai oleh UE

CRIC
Proyek ini didanai oleh Uni Eropa

Kontak

Aniessa Delima Sari

Pascaline Gaborit