{"id":2128,"date":"2021-05-28T08:44:00","date_gmt":"2021-05-28T01:44:00","guid":{"rendered":"https:\/\/dev.resilient-cities.com\/?p=2128"},"modified":"2024-12-10T08:55:40","modified_gmt":"2024-12-10T01:55:40","slug":"may-31-mayors-commitment-signing-and-policy-dialogue","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/resilient-cities.com\/id\/may-31-mayors-commitment-signing-and-policy-dialogue\/","title":{"rendered":"31 Mei: Penandatanganan Komitmen Walikota dan Dialog Kebijakan Perubahan Iklim"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Empat Walikota yang terpilih dalam Pilkada 2020 akan memaparkan program-program perubahan iklim dan menyatakan komitmen mereka terhadap pembangunan yang berketahanan iklim dalam kegiatan \u201cDialog Kebijakan Ketahanan Iklim dan Penandatanganan Komitmen Walikota untuk Perubahan Iklim,\u201d hari Senin (31\/5), pukul 10 WIB.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemerintah daerah yang menyelenggarakan Pilkada 2020 lalu tengah menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah. Latar Belakang ini yang mendasari perlunya upaya untuk mengintegrasikan ketahanan iklim dalam dokumen perencanaan kota. Terutama di masa ketika Indonesia tengah berpacu dengan waktu untuk memenuhi target NDC (Nationally Determined Contribution) untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 29% dengan upaya sendiri dan 41% dengan dukungan internasional pada tahun 2030. Dengan waktu kurang dari satu dekade, kota-kota di Indonesia harus berkontribusi untuk mewujudkan komitmen politik menjadi aksi perubahan iklim yang konkret.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk itu, Climate Resilient and Inclusive Cities Project akan mengadakan kegiatan hybrid yang akan mempertemukan Walikota Ternate, Bandar Lampung, Mataram, Samarinda dan para pengambil kebijakan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Kegiatan ini mencoba memfasilitasi dialog antara pemerintah tingkat kota dan nasional guna memperkuat tata kelola perubahan iklim, serta mendorong pemerintah kota untuk menegaskan komitmen mereka terhadap pembangunan berketahanan iklim.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan offline akan berlangsung dengan peserta terbatas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Zoom:&nbsp;<a href=\"http:\/\/bit.ly\/CRICdialogue31Mei2021\">http:\/\/bit.ly\/CRICdialogue31Mei2021<\/a>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Registrasi:&nbsp;<a href=\"http:\/\/bit.ly\/CRICdialogue\">http:\/\/bit.ly\/CRICdialogue<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">YouTube live streaming: @Climate Resilient and Inclusive Cities<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Pembukaan:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Sekretaris-Jenderal UCLG ASPAC Dr. Bernadia Irawati Tjandradewi<\/li>\n\n\n\n<li>Henriette Faergemann, First Counsellor for Environment, Climate and Digital European Union Delegation to Indonesia and Brunei Darussalam<\/li>\n\n\n\n<li>Direktur Adaptasi Perubahan Iklim KLHK Drs. Sri Tantri Arundhati, M.Sc.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br><strong>Walikota yang hadir:<\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Walikota Mataram Mohan Roliskana, S.Sos., M.H<\/li>\n\n\n\n<li>Walikota Ternate M. Tauhid Soleman<\/li>\n\n\n\n<li>Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana S.E., M.Si<\/li>\n\n\n\n<li>Walikota Samarinda H Andi Harun<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br><strong>Moderator<\/strong>: Sri Indah Wibi Nastiti &#8211; General Manager of APEKSI.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Agenda<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>10:00 \u2013 10:40 -- Pembukaan<\/li>\n\n\n\n<li>10:40 \u2013 11:00 -- Penandatanganan Komitmen Walikota dan Penyerahan Laporan Kajian Perkotaan<\/li>\n\n\n\n<li>11:15 \u2013 12:10 -- Dialog Kebijakan<\/li>\n<\/ul>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Empat Walikota yang terpilih dalam Pilkada 2020 akan memaparkan program-program perubahan iklim dan menyatakan komitmen mereka terhadap pembangunan yang berketahanan iklim dalam kegiatan \u201cDialog Kebijakan Ketahanan Iklim dan Penandatanganan Komitmen Walikota untuk Perubahan Iklim,\u201d hari Senin (31\/5), pukul 10 WIB.<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":2129,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[26],"tags":[],"class_list":["post-2128","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/resilient-cities.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2128","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/resilient-cities.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/resilient-cities.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/resilient-cities.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/resilient-cities.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2128"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/resilient-cities.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2128\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/resilient-cities.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2129"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/resilient-cities.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2128"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/resilient-cities.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2128"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/resilient-cities.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2128"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}