Misi kami didukung oleh tim profesional yang berdedikasi dan bersemangat untuk membangun kota yang tangguh. Setiap anggota membawa keahlian yang unik dan bekerja sama untuk menciptakan solusi yang langgeng. Dengan visi yang sama, kami berkolaborasi untuk mendorong perubahan positif dan memberikan dampak yang nyata.
Secretary General of UCLG ASPAC
Founder of Pilot4DEV
President of Pilot4DEV
Managing Director at ACR+
Deputy Director General at AIILSG
Project Coordinator at ECOLISE
Director of Research at GEU
Project Manager
Project Coordinator
Knowledge Management and Communications Officer
Field Officer for the Sulawesi Region
Field Officer for Kalimantan Region
Field Officer for Sumatera Region
Tim Kami
Dr. Bernadia Irawati Tjandradewi is the first woman to serve as Secretary General of UCLG’s regional section. With over 15 years of experience in urban development, she began her career at the Japan International Cooperation Agency (JICA) and CITYNET in Yokohama. Dr. Bernadia is a visiting professor at universities in Japan and a published author of numerous papers. In 2015, she joined UN-Habitat’s Advisory Group on Gender Issues (AGGI). Her expertise includes strategic urban planning, climate change, disaster and water management, women’s empowerment, and local governance. She holds a PhD in Urban Engineering from the University of Tokyo, and master’s degrees in Atmospheric Physics (Nagoya University) and Public Policy (National University of Singapore).
Tim Kami
Dr. Pascaline Gaborit the main founder of Pilot4DEV, a think tank working on climate, development, SDGs and dialogue. Pilot4DEV works to connect stakeholders to boost sustainable development but also to create dialogue among institutions, stakeholders and civil societies. With a PhD background in political science, she has published books and articles on cities, climate international cooperation, culture, conflict prevention and gender. She organises and moderates events publishes reports, researches and coordinates projects. CRIC is one of her main flagship projects.
Tim Kami
Isabelle Milbert lulus dari jurusan Hukum dan Ilmu Politik di Universitas Paris, dengan spesialisasi di bidang hukum India dan manajemen perkotaan. Beliau tiba di Jenewa pada tahun 1988 untuk mengajar di Institut Pascasarjana Studi Pembangunan (IUED) dan melakukan penelitian dan konsultasi untuk berbagai penugasan (Swiss Development Corporation, Kementerian Prancis, dan Organisasi Internasional). Dari tahun 2001 hingga 2004, beliau mengepalai tim proyek "Tata Kelola Pemerintahan, Pembangunan Manusia dan Lingkungan" di bawah NCCR North South.
Tim Kami
Francesco Lembo adalah Direktur Pelaksana di ACR+. Beliau bertanggung jawab atas pendidikan dan pelatihan, ketenagakerjaan, dan dampak sosial.
Tim Kami
Ravi Ranjan Guru is the Deputy Director General at the All-India Institute of Local Self Government (AIILSG) and Executive Director at PRUDA. With extensive experience in climate resilience, policy development, and sustainable development, he leads projects across India, South Asia, and Korea. In India, he manages Equi-City, promoting inclusive urban growth through participatory governance. He is also a Programme Manager at UCLG ASPAC South and South West.
Tim Kami
Sara Silva is Project Coordinator at ECOLISE, a landscape architect and a facilitator for sustainability. She is the CRIC Project Coordinator for ECOLISE and is also part of the core team of the Municipalities in Transition Project. Back in her hometown in Porto, Portugal, she is co-founder and coordinator of Cidade Mais, an annual urban festival on social transformation and sustainable development.
Tim Kami
Prof. Youssef Diab is the Director of Research at Gustave Eiffel University and a leading expert in urban resilience, governance, and climate adaptation. With a PhD in Civil and Environmental Engineering and over 30 years of experience, he has managed €1 million/year in research programs in sustainable urban planning, supervised 38 PhD theses, and published over 100 papers. He is also a Professor of Urban Engineering at UPEM and Scientific Director at EIVP, focusing on decision-making tools for sustainable cities.
Tim Kami
Hizbullah Arief is Regional Project Manager for the Climate Resilient and Inclusive Cities (CRIC) Project, a global climate change training mentor, and a promoter of sustainable development with over 20 years of career experience working on various programs under local, regional, and global development organisations, including UNDP Indonesia, MCA Indonesia, AusAID, USAID, and UCLG ASPAC.
Tim Kami
Beliau telah bekerja selama beberapa tahun di sektor pembangunan dan posisi terakhirnya adalah Manajer Proyek untuk Program RISE di The SMERU Research Institute.
Tim Kami
Cemara Dinda is a Knowledge Management and Communications Officer at UCLG ASPAC with a strong interest in literature and communications. She is passionate about exploring innovative approaches in communications, leveraging her lifelong enthusiasm for reading and writing to make a meaningful impact.
Tim Kami
Muhammad Rizki Satria dipekerjakan oleh UCLG ASPAC untuk membantu pelaksanaan proyek di kota Gorontalo dan Ternate (Wilayah Sulawesi).
Rizki adalah Sarjana Sains di Program Perencanaan Wilayah dan Kota dari Institut Teknologi Nasional Bandung (ITENAS) dan menerima gelar Magister Manajemen Bencana dari Universitas Gadjah Mada. Keahliannya meliputi perencanaan kota dan wilayah, pengurangan risiko bencana, dan adaptasi perubahan iklim. Sebelum bergabung dengan CRIC, ia membantu merumuskan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum tentang mitigasi dan adaptasi bencana iklim, bekerja di Sekretariat Rencana Aksi Nasional Adaptasi Perubahan Iklim di Bappenas, dan terlibat dalam proyek adaptasi perubahan iklim yang dijalankan oleh Yayasan Bintari.
Tim Kami
Yanti adalah seorang anak muda yang secara aktif terlibat dalam isu-isu pembangunan perkotaan, terutama isu-isu inklusivitas dan lingkungan. Ia menggunakan pendekatan partisipatif dan berbasis komunitas untuk berinteraksi dengan masyarakat. Ia memiliki pengalaman dalam inklusivitas perkotaan selama 3 tahun terakhir dengan bekerja dan memfasilitasi kelompok rentan untuk mendapatkan akses yang lebih baik dan mengembangkan lingkungan yang inklusif. Ia juga mengembangkan proyek pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Banjarmasin dan secara aktif terlibat dalam mengatasi masalah perubahan iklim di kotanya. Ia telah mengikuti berbagai program kepemudaan internasional dan mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga sebagai Pemuda Berprestasi Tingkat Internasional.
Tim Kami
Indah adalah lulusan teknik lingkungan dengan pengalaman lebih dari tiga tahun bekerja di bidang lingkungan. Ia memiliki pengalaman mengelola departemen keberlanjutan di sektor swasta dan bekerja sebagai asisten peneliti di Pusat Studi Lingkungan Hidup dalam proyek Inventarisasi dan Pemetaan Merkuri di Sekitar Lokasi Penambangan Emas Skala Kecil di beberapa kabupaten di Indonesia Barat.