Selamat datang di Halaman Bacaan kami, di mana Anda akan menemukan koleksi berita, blog, dan acara-acara kami yang telah dikurasi. Jelajahi berbagai topik yang dirancang untuk menginspirasi dan memberi informasi, menawarkan perspektif dan ide berharga yang dapat Anda nikmati kapan saja.
Perubahan iklim saat ini sudah ada di depan mata kita, bahkan sudah terjadi. Seperti yang kita ketahui, suhu global telah meningkat sebesar 1° Celcius dalam satu abad terakhir ini.) Hal ini berdampak pada naiknya permukaan air laut, mencairnya gletser, cuaca yang tidak menentu, dan kekurangan pangan di seluruh dunia. Isu-isu ini menjadi diskusi hangat bagi semua [...]
Negara-negara yang meratifikasi Persetujuan Paris akan bertolak ke Sharm el-Sheikh, Mesir untuk menghadiri COP 27 yang akan berlangsung dari 6-18 November 2022. Conference of Parties atau COP adalah mekanisme pembuatan keputusan tertinggi dalam Persetujuan Paris, di mana semua negara (193 negara ditambah Uni Eropa) meninjau implementasi dari kovenan ini.
Global Assessment Report on Disaster Risk Reduction 2022, berjudul "Our World at Risk: Transforming Governance for a Resilient Future" yang diterbitkan oleh Kantor PBB untuk Pengurangan Risiko Bencana (UNDRR) menjelaskan bagaimana bias manusia dan proses keputusan mempengaruhi efektivitas pengurangan risiko bencana.
Publikasi ini didanai dalam kerangka kerja proyek Climate Resilient and Inclusive Cities (CRIC), di mana Pilot4DEV menjadi salah satu mitranya. Proyek CRIC merupakan kolaborasi antara UCLG ASPAC, Pilot4DEV, ACR+, ECOLISE, AIILSG, dan Universitas Gustave Eiffel (Paris, Prancis). Proyek ini lahir pada tahun 2020 dan didanai oleh Uni Eropa
Pangkalpinang adalah kota yang rentan terhadap banjir. Daerah Kampung Bintang, Kecamatan Rangkui merupakan daerah yang paling parah terkena dampaknya dengan 49 kali kejadian banjir pada tahun 2019. Berkurangnya daerah resapan air di hulu, sedimentasi, masalah sampah dan drainase, memperparah dampak dari tiga sungai yang mengalir melalui topografi kota yang rendah. Pemerintah Kota Pangkalpinang beradaptasi dengan perubahan iklim dan mengembangkan program
Sebuah laporan baru dari berbagai lembaga yang dikoordinasikan oleh Organisasi Meteorologi Dunia (WMO), menyoroti peran kota dalam mendukung aksi iklim. Laporan berjudul "United in Science" yang dirilis di Jenewa pada 13 September 2022 ini menunjukkan bahwa konsentrasi gas rumah kaca terus meningkat hingga mencapai rekor tertinggi. Laporan ini juga berfokus pada suhu global, prediksi iklim dan titik kritis, titik kritis
Dengan bangga kami mempersembahkan publikasi terbaru Pilot4dev 'Adaptasi dan Ketahanan Iklim: Tantangan dan Solusi Potensial'. Perubahan iklim adalah salah satu tantangan utama di zaman kita. Meningkatnya bencana iklim seperti badai, banjir, dan kemarau panjang menyebabkan gangguan, konflik sosial, dan keresahan. Buku ini menjelaskan realitas tantangan dan kebutuhan terkait adaptasi iklim di wilayah-wilayah yang rentan.
"Sepuluh kota pesisir di Indonesia dihadapkan pada keharusan ganda untuk melakukan urbanisasi dengan cepat dan beradaptasi terhadap bencana yang berkaitan dengan iklim." Bencana-bencana ini termasuk kekeringan, badai, banjir biasa, gelombang pasang, dan polusi air. Pascaline Gaborit menulis dalam laporan terbarunya "Adaptasi iklim terhadap risiko-risiko terkait iklim Multi-Bahaya di sepuluh Kota di Indonesia: Ambisi dan tantangan", yang diterbitkan di ScienceDirect. Pascaline yang merupakan
Ke mana sampah kita berakhir? Di Pekanbaru, seperti halnya kota-kota lain, sampah berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA) atau yang tidak terangkut akan dibuang ke sungai atau dibakar. Pola pengangkutan dan pembuangan (pick up and dump) ini berdampak pada penurunan kualitas lingkungan perkotaan, termasuk iklim.
Proyek CRIC menghadiri Lokakarya Pertukaran Pengetahuan Uni Eropa-ASEAN Pertama tentang Kota Hijau Cerdas, yang berlangsung di Hotel Pullman, Jakarta, Indonesia, pada hari Jumat, 22 Juli 2022. Lokakarya ini diselenggarakan oleh The UN Capital Development Fund (UNCDF), bekerja sama dengan Global Fund for Cities Development (FMDV) dan Sekretariat ASEAN dalam rangka
Kota telah mengidentifikasi aksi-aksi yang bisa meningkatkan ketahanan iklim. Pengarusutamaan aksi-aksi yang menunjang terciptanya ketahanan iklim akan menjadi prioritas kota di masa datang. Pernyataan ini diutarakan oleh Basuni, perwakilan kelompok kerja perubahan iklim Samarinda dari Dinas Lingkungan Hidup dalam forum dialog daring antara Kota-Kota Pelopor CRIC dan mitra, pada Kamis, 7 Juli 2022.