Selamat datang di Halaman Bacaan kami, di mana Anda akan menemukan koleksi berita, blog, dan acara-acara kami yang telah dikurasi. Jelajahi berbagai topik yang dirancang untuk menginspirasi dan memberi informasi, menawarkan perspektif dan ide berharga yang dapat Anda nikmati kapan saja.
Perubahan iklim saat ini sudah ada di depan mata kita, bahkan sudah terjadi. Seperti yang kita ketahui, suhu global telah meningkat sebesar 1° Celcius dalam satu abad terakhir ini.) Hal ini berdampak pada naiknya permukaan air laut, mencairnya gletser, cuaca yang tidak menentu, dan kekurangan pangan di seluruh dunia. Isu-isu ini menjadi diskusi hangat bagi semua [...]
Negara-negara yang meratifikasi Persetujuan Paris akan bertolak ke Sharm el-Sheikh, Mesir untuk menghadiri COP 27 yang akan berlangsung dari 6-18 November 2022. Conference of Parties atau COP adalah mekanisme pembuatan keputusan tertinggi dalam Persetujuan Paris, di mana semua negara (193 negara ditambah Uni Eropa) meninjau implementasi dari kovenan ini.
Global Assessment Report on Disaster Risk Reduction 2022, berjudul "Our World at Risk: Transforming Governance for a Resilient Future" yang diterbitkan oleh Kantor PBB untuk Pengurangan Risiko Bencana (UNDRR) menjelaskan bagaimana bias manusia dan proses keputusan mempengaruhi efektivitas pengurangan risiko bencana.
Sektor pengelolaan sampah dapat berkontribusi pada upaya penurunan emisi gas rumah kaca Indonesia sebagaimana ditetapkan dalam Nationally Determined Contributions (NDCs). Di Kota Mataram, hal ini dilakukan dengan upaya mengubah sampah menjadi energi terbarukan yang pelaksanaannya akan bertumpu pada :
Serial pelatihan Penyusunan Rencana Aksi Iklim (RAI) yang diselenggarakan oleh United Cities and Local Governments Asia-Pacific melalui Proyek Climate Resilient and Inclusive Cities (CRIC) resmi dimulai di Kota Gorontalo, Senin (9/8). Bergulirnya serangkaian pelatihan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim ini sekaligus mendemonstrasikan komitmen sepuluh kota untuk merespon darurat iklim.
Climate Resilient and Inclusive Cities (CRIC) menyelenggarakan acara peluncuran Pelatihan Penyusunan Rencana Aksi Iklim secara virtual, Rabu (30/6), untuk menandai dimulainya program pelatihan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di sepuluh kota percontohan CRIC di Indonesia. Setidaknya 100 orang berpartisipasi dalam kegiatan yang berhasil mempertemukan para pembuat kebijakan di tingkat nasional dan lokal serta para pakar perubahan iklim.
Climate Resilient and Inclusive Cities (CRIC) yang didanai oleh Uni Eropa mendukung kota-kota untuk membangun masa depan yang berketahanan iklim dan inklusif melalui berbagai kegiatan bantuan teknis dan peningkatan kapasitas. Salah satu kegiatan utamanya adalah memberikan pelatihan Rencana Aksi Iklim (Climate Action Plan/CAP) di sepuluh kota percontohan di Indonesia dari Juli 2021 hingga Mei 2022.