Mari Selamatkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan!

Mari Selamatkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan!

Diterbitkan
Kategori
Penulis
Bagikan

Hari ini, dunia berada di ambang titik kritis. Sebanyak 15 juta nyawa melayang pada akhir tahun 2021 akibat pandemi COVID-19. Lebih dari empat tahun kemajuan dalam mengentaskan kemiskinan telah musnah. Angka kemiskinan ekstrem bertambah 93 juta orang di seluruh dunia pada tahun 2020.

Pilihannya hanya dua: gagal memenuhi komitmen untuk membantu masyarakat yang paling rentan di dunia, atau meningkatkan upaya untuk menyelamatkan SDGs yang akan menolong manusia dan bumi pada tahun 2030. 

"Peta jalan yang tercantum dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan jelas," kata Liu Zhenmin, Wakil Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Urusan Ekonomi dan Sosial. "Dampak krisis semakin parah, efeknya saling terkait, solusinya juga terkait. Ketika perlindungan sosial, layanan publik, dan investasi energi bersih meningkat, ketidaksetaraan, degradasi lingkungan, dan perubahan iklim akan bisa dicegah." Mari bersama meningkatkan komitmen utuk menyelamatkan SDGs.

@cricproject

Lisensi: Lisensi Atribusi Creative Commons (diizinkan digunakan kembali)

——————————

Editor: Hizbullah Arief

Pembuat Video: Aditya Pratama Nugraha Akbar

Posting Terkait

From circular water management to integrated mobility, UCLG ASPAC and Jakarta advance practical climate-resilient urban infrastructure through the Saka Alir WRU and Dukuh Atas Transit-Oriented Development (TOD)

Pada tanggal 5-7 Maret 2024, Proyek CRIC menyelenggarakan Panel Ahli Tematik tentang Ketahanan Perkotaan dan Sistem Peringatan Dini yang diadakan di Kota Makassar, Indonesia. Perwakilan dari 10 kota percontohan CRIC, kota tuan rumah Makassar, dan kota-kota dari Proyek Urban-Act (Medan, Minahasa Utara, dan Padang) menghadiri panel tersebut. Kegiatan ini diakhiri dengan kunjungan lapangan pada tanggal 7 Maret 2024, dimana lebih dari 50 peserta mengeksplorasi implementasi konsep "Kota Tangguh" di Makassar, khususnya di

Urban Social Forum ke-10 yang diselenggarakan oleh Kota Kita pada tanggal 9-10 Desember 2023, menyediakan platform yang menarik bagi para peminat dan organisasi perkotaan. Dengan 917 peserta yang terdaftar, forum yang diselenggarakan di berbagai tempat di kota Solo, Jawa Tengah, Indonesia ini bertujuan untuk mendorong diskusi tentang berbagai isu perkotaan. Salah satu dari sekian banyak acara yang menarik adalah acara [...]

Anggota Kelompok Kerja Kota Berketahanan Iklim dan Kota Inklusif menyambut tamu istimewa dalam pelatihan mitigasi iklim kedua di Pangkalpinang. Tiga pemenang EUD "Jadi Juara Lingkungan" menghadiri pelatihan mitigasi iklim Kota Berketahanan Iklim dan Inklusif, Rabu, 22 November 2023.