From Circular Water to Integrated Mobility: Lessons from Saka Alir and Dukuh Atas

From circular water management to integrated mobility, UCLG ASPAC and Jakarta advance practical climate-resilient urban infrastructure through the Saka Alir WRU and Dukuh Atas Transit-Oriented Development (TOD)
Lorong Wisata Kota Makassar: Sebuah Model untuk Masyarakat Tangguh

Pada tanggal 5-7 Maret 2024, Proyek CRIC menyelenggarakan Panel Ahli Tematik tentang Ketahanan Perkotaan dan Sistem Peringatan Dini yang diadakan di Kota Makassar, Indonesia. Perwakilan dari 10 kota percontohan CRIC, kota tuan rumah Makassar, dan kota-kota dari Proyek Urban-Act (Medan, Minahasa Utara, dan Padang) menghadiri panel tersebut. Kegiatan ini diakhiri dengan kunjungan lapangan pada tanggal 7 Maret 2024, dimana lebih dari 50 peserta mengeksplorasi implementasi konsep "Kota Tangguh" di Makassar, khususnya di
Permainan Papan CRIC tentang Ketahanan Perkotaan Mendapat Kesan Baik di Forum Sosial Perkotaan ke-10

Urban Social Forum ke-10 yang diselenggarakan oleh Kota Kita pada tanggal 9-10 Desember 2023, menyediakan platform yang menarik bagi para peminat dan organisasi perkotaan. Dengan 917 peserta yang terdaftar, forum yang diselenggarakan di berbagai tempat di kota Solo, Jawa Tengah, Indonesia ini bertujuan untuk mendorong diskusi tentang berbagai isu perkotaan. Salah satu dari sekian banyak acara yang menarik adalah acara [...]
Pembelajaran dari Kunjungan Pemenang Kompetisi EUD Muda ke Kota Percontohan CRIC

Anggota Kelompok Kerja Kota Berketahanan Iklim dan Kota Inklusif menyambut tamu istimewa dalam pelatihan mitigasi iklim kedua di Pangkalpinang. Tiga pemenang EUD "Jadi Juara Lingkungan" menghadiri pelatihan mitigasi iklim Kota Berketahanan Iklim dan Inklusif, Rabu, 22 November 2023.
Mencapai Langit Biru di Kota-kota Melalui Aksi Iklim

Forum Perkotaan Asia-Pasifik Kedelapan (APUF-8) yang akan diselenggarakan pada tanggal 23-25 Oktober 2023 akan menjadi wadah untuk mempromosikan solusi dan praktik terbaik perkotaan yang inklusif, berkelanjutan, tangguh, dan aman dengan melibatkan para pemangku kepentingan, konstituen, pakar, dan masyarakat.
Menempatkan Aksi Iklim dalam Perspektif Indonesia

Ketika suhu harian di seluruh dunia mencapai rekor baru, sebagian besar orang di Indonesia tampaknya tidak terlalu khawatir atau terganggu. Saya yakin ada berbagai alasan mengapa orang-orang di negara tropis tidak terlalu merasa terancam.
Kupang: Mengembalikan Kelangkaan Air Menjadi Kelimpahan Air

Kupang memiliki potensi untuk mengubah kelangkaan air menjadi kelimpahan air jika kota ini mengelola sumber daya airnya secara berkelanjutan dan membangun infrastruktur yang memadai yang memungkinkan penggunaan sumber daya air yang efektif dan efisien.
Panel CRIC Memperkenalkan Pendekatan Multi-R, Mendorong Ekonomi Sirkular

Danko Aleksic, dari ACR+ memperkenalkan tidak hanya pendekatan 3R tetapi juga 9R dalam Panel Diskusi Pertama Kota Berketahanan Iklim dan Inklusif di Surabaya pada tanggal 2 Maret 2023. Apa sajakah itu? Oleh: Oleh: Hizbullah Arief* Berbasis di Brussel, Belgia, ACR+ - salah satu mitra CRIC di Eropa - telah menjadi Asosiasi Kota dan Wilayah untuk Pembangunan Berkelanjutan (Association of Cities and Regions for Sustainable [...]
Jalan ke Depan untuk Memerangi Desertifikasi dan Kekeringan

Artikel ini ditulis dalam rangka memperingati Hari Internasional untuk Memerangi Penggurunan dan Kekeringan. Tanah adalah sumber kehidupan karena tanah menumbuhkan tanaman hijau yang akan memberi makan makhluk hidup secara teratur, baik itu tanaman untuk konsumsi manusia maupun rumput untuk memberi makan hewan ternak yang akan bergabung dalam sistem rantai makanan. Tanah memelihara makhluk hidup, terutama [...]
'Pengungsi Iklim': Menemukan Kejelasan dalam Menghadapi Ketidakpastian Lingkungan

Istilah 'pengungsi' mencakup semua hal dan bersifat inklusif. Karena hak untuk hidup di lingkungan yang aman dijamin oleh deklarasi universal hak asasi manusia, maka sah-sah saja bagi individu yang hidupnya dalam bahaya untuk mencari perlindungan.