Walikota Baru dan Komitmen Aksi Perubahan Iklim

Lima Walikota yang terpilih dalam Pemilihan Kepala Daerah 2020 menandatangani dokumen Komitmen Walikota untuk Perubahan Iklim dalam kegiatan “Dialog Kebijakan Ketahanan Iklim dan Penandatanganan Komitmen Walikota untuk Perubahan Iklim” yang diadakan secara
Rencana Aksi Iklim: Sepuluh Kota Merespon Darurat Iklim

Serial pelatihan Penyusunan Rencana Aksi Iklim (RAI) yang diselenggarakan oleh United Cities and Local Governments Asia-Pacific melalui Proyek Climate Resilient and Inclusive Cities (CRIC) resmi dimulai di Kota Gorontalo, Senin (9/8). Bergulirnya serangkaian pelatihan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim ini sekaligus mendemonstrasikan komitmen sepuluh kota untuk merespon darurat iklim.
Pelatihan Penyusunan Rencana Aksi Iklim diluncurkan di 10 kota CRIC

Climate Resilient and Inclusive Cities (CRIC) menyelenggarakan acara peluncuran Pelatihan Penyusunan Rencana Aksi Iklim secara virtual, Rabu (30/6), untuk menandai dimulainya program pelatihan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di sepuluh kota percontohan CRIC di Indonesia. Setidaknya 100 orang berpartisipasi dalam kegiatan yang berhasil mempertemukan para pembuat kebijakan di tingkat nasional dan lokal serta para pakar perubahan iklim.
30 Juni: CRIC Memulai Pelatihan Rencana Aksi Iklim
Climate Resilient and Inclusive Cities (CRIC) yang didanai oleh Uni Eropa mendukung kota-kota untuk membangun masa depan yang berketahanan iklim dan inklusif melalui berbagai kegiatan bantuan teknis dan peningkatan kapasitas. Salah satu kegiatan utamanya adalah memberikan pelatihan Rencana Aksi Iklim (Climate Action Plan/CAP) di sepuluh kota percontohan di Indonesia dari Juli 2021 hingga Mei 2022.
Panggilan untuk Kontributor/Karya Tulis: Publikasi Kolektif-Buku Eropa, Asia Selatan, Asia Tenggara, Kepulauan Pasifik; Adaptasi Iklim, Konflik, dan Ketahanan
Pilot4dev sedang mencari kontributor untuk sebuah buku yang akan dirilis bersamaan dengan proyek CRIC. Buku tersebut akan berisi tentang
Mengatasi Perubahan Iklim, Mengamankan Akses Air di Kupang

Di Kota Kupang, dampak perubahan iklim akan memperburuk masalah akses dan ketersediaan air yang telah lama dihadapi warga. Kolaborasi antara Pemerintah Kota Kupang dan Climate Resilient and Inclusive Cities mencoba mencari keluar dari masalah ini.
Siaran Pers: Empat Walikota Tandatangani Komitmen untuk Mewujudkan Aksi Iklim

Empat Walikota terpilih di Pilkada 2020 menandatangani Komitmen Walikota, Senin (31/5), untuk mewujudkan kebijakan dan program pembangunan di daerah yang berketahanan iklim dan rendah karbon. Komitmen ini menandai peran strategis kota untuk mendukung komitmen global Indonesia dalam pencapaian target Nationally Determined Contributions (NDCs) guna mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 29% dengan upaya sendiri dan 41% dengan dukungan internasional pada 2030.
31 Mei: Penandatanganan Komitmen Walikota dan Dialog Kebijakan Perubahan Iklim

Empat Walikota yang terpilih dalam Pilkada 2020 akan memaparkan program-program perubahan iklim dan menyatakan komitmen mereka terhadap pembangunan yang berketahanan iklim dalam kegiatan “Dialog Kebijakan Ketahanan Iklim dan Penandatanganan Komitmen Walikota untuk Perubahan Iklim,” hari Senin (31/5), pukul 10 WIB.
Kota Percontohan CRIC Dapat Menjadi Contoh dalam Membangun Ketahanan Iklim

Proyek Climate Resilient and Inclusive Cities (CRIC) berhasil menyelenggarakan kunjungan kehormatan secara virtual dengan Direktorat Jenderal Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada hari Jumat (30/4) dalam rangka memperkuat kolaborasi yang sedang berlangsung untuk membangun ketahanan terhadap perubahan iklim.
Lokakarya: Adaptasi Perubahan Iklim dan Kawasan Pesisir

Wilayah pesisir yang berada di dataran rendah rentan terhadap bencana seperti kenaikan muka air laut, angin topan hingga banjir rob. Kawasan pesisir, seperti yang ada di Indonesia, terletak di bawah permukaan air laut. Kerentanan wilayah pesisir kian diperparah dengan pertumbuhan penduduk yang tinggi juga faktor-faktor seperti penurunan permukaan tanah, infiltrasi air laut dan kelangkaan air. Dibutuhkan aksi yang segera untuk mengatasi dampak perubahan iklim di kawasan pesisir.