Selamat datang di Halaman Bacaan kami, di mana Anda akan menemukan koleksi berita, blog, dan acara-acara kami yang telah dikurasi. Jelajahi berbagai topik yang dirancang untuk menginspirasi dan memberi informasi, menawarkan perspektif dan ide berharga yang dapat Anda nikmati kapan saja.
Perubahan iklim saat ini sudah ada di depan mata kita, bahkan sudah terjadi. Seperti yang kita ketahui, suhu global telah meningkat sebesar 1° Celcius dalam satu abad terakhir ini.) Hal ini berdampak pada naiknya permukaan air laut, mencairnya gletser, cuaca yang tidak menentu, dan kekurangan pangan di seluruh dunia. Isu-isu ini menjadi diskusi hangat bagi semua [...]
Negara-negara yang meratifikasi Persetujuan Paris akan bertolak ke Sharm el-Sheikh, Mesir untuk menghadiri COP 27 yang akan berlangsung dari 6-18 November 2022. Conference of Parties atau COP adalah mekanisme pembuatan keputusan tertinggi dalam Persetujuan Paris, di mana semua negara (193 negara ditambah Uni Eropa) meninjau implementasi dari kovenan ini.
Global Assessment Report on Disaster Risk Reduction 2022, berjudul "Our World at Risk: Transforming Governance for a Resilient Future" yang diterbitkan oleh Kantor PBB untuk Pengurangan Risiko Bencana (UNDRR) menjelaskan bagaimana bias manusia dan proses keputusan mempengaruhi efektivitas pengurangan risiko bencana.
Dunia menghadapi serangkaian risiko baru dan risiko yang sudah sangat akrab di telinga. Risiko terbaru adalah kenaikan biaya hidup yang saat ini sudah mulai dirasakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Risiko ini akan mendominasi risiko global dalam dua tahun ke depan. Sementara risiko yang sudah akrab di telinga adalah risiko kegagalan aksi iklim yang akan mendominasi risiko global dalam 10 tahun ke depan. Temuan ini dilaporkan dalam Global Risks Report 2023 atau Laporan Risiko Global 2023 yang diterbitkan World Economic Forum, Rabu, 11 Januari 2023.
Plastik, sebagai sebuah bahan, dapat berbahaya bagi ekosistem dan juga kesehatan manusia. Pengelolaan dan pengolahan sampah plastik merupakan proses yang kompleks - ketika sampah plastik tidak diolah secara efisien di tempat, sampah plastik cenderung diekspor, yang sangat berdampak pada lingkungan lokal dan masyarakat di negara penerima. Ringkasan kebijakan ini mengeksplorasi dampak dari ekspor sampah plastik di Asia Tenggara dan solusi yang dapat (atau harus) diterapkan untuk mengatasinya.
Walikota Mataram H. Mohan Roliskana dan Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana yang baru terpilih untuk periode 2020-2024, secara terpisah menegaskan komitmen mereka untuk mengatasi perubahan iklim melalui keterlibatan kota dalam Proyek Climate Resilient and Inclusive Cities (CRIC) serta mendukung upaya-upaya pengintegrasian ketahanan iklim dalam dokumen perencanaan pembangunan kota. Dalam pertemuan antara tim CRIC dengan kedua Walikota tersebut, Walikota juga berkomitmen mendukung pengembangan perangkat untuk mengatasi perubahan iklim di sektor prioritas, yakni terkait pengelolaan dan pemanfaatan sampah menjadi sumber energi di Mataram dan pengembangan sistem peringatan dini banjir di Bandar Lampung.
Dukungan keuangan menjadi isu penting dalam upaya global untuk mengatasi perubahan iklim, sebagaimana ditekankan pula dalam COP26. Hal ini terefleksikan dalam pemberitaan di media Indonesia dua bulan terakhir. Dalam Media Monitoring edisi Desember kali ini, isu pembiayaan iklim masih menjadi isu nasional, bersama juga dengan kebijakan pendukunganya. Kami menemukan pemberitaaan perubahan iklim di media berkutat dalam empat tema berikut.
Direktur Pilot4Dev Dr. Pascaline Gaborit memaparkan tentang upaya Proyek Climate Resilient and Inclusive Cities (CRIC) dalam membangun ketahanan kota, dalam webinar yang diselenggarakan oleh University of Liège, Belgia, 9 Desember 2021. Webinar ini menekankan bahwa upaya membangun ketahanan kota adalah proses yang terus-menerus, membutuhkan keterlibatan multipihak dan sangat bergantung pada komitmen dan kemauan politik.
Climate Resilient and Inclusive Cities menggulirkan Pelatihan Penyusunan Rencana Aksi Iklim (RAI) yang diikuti 267 perwakilan pemerintah daerah di sembilan kota di tahun 2021. Hal ini menjadi tonggak penting dalam upaya membangun kapasitas pemerintah daerah dalam membangun ketahanan iklim. Kegiatan ini juga menjadi pengingat akan pentingnya konvergensi aksi perubahan iklim dengan upaya pengurangan risiko bencana untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan.