Pakar IPB: Pengetahuan Kota Percontohan Terkait Perubahan Iklim Meningkat

Peningkatan kapasitas memainkan peran penting dalam meningkatkan ketahanan kota dari perubahan iklim dan cuaca ekstrem di masa depan. "Memahami karakteristik lokal kota adalah kuncinya," kata Dr. Akhmad Faqih, pakar dari IPB University dalam Panel Diskusi Pertama Kota Tangguh dan Inklusif Iklim di Surabaya, 1 Maret 2023.
CRIC Ikuti Partnership for Sustainable Cities - Pertemuan Pertama Para Mitra

Proyek Climate Resilien and Inclusive Cities mengikuti acara Kemitraan untuk Kota Berkelanjutan - Pertemuan Pertama Para Mitra di Brussels, Belgia, antara 7-9 Maret 2023. Pertemuan yang diadakan di Auditorium Internasional, Roi Albert II Boulevard ini dibuka dengan Diskusi Panel dengan tema “The Cities programme in the wider context of EU Engagement Strategies”.
Kota Dan Mitra CRIC Ikuti Panel Diskusi CRIC Yang Pertama Di Surabaya

Proyek Climate Resilient and Inclusive Cities berhasil menyelenggarakan Panel Diskusi CRIC yang Pertama di Surabaya dari tanggal 1-3 Maret 2023. Acara ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan dari kota percontohan CRIC serta mitra CRIC dari Asia Selatan (AIILSG) dan Eropa (Pilot4Dev, Ecolise, ACR+ dan Gustave Eiffel University).
Mitra CRIC Mengunjungi Kota Percontohan

Rencana para mitra CRIC untuk mengunjungi kota-kota percontohan CRIC akhirnya dapat direalisasikan pada tanggal 19-28 Februari 2023, dua bulan setelah Pemerintah Indonesia melonggarkan pembatasan COVID-19 pada tanggal 30 Desember 2022. Climate Resilient and Inclusive Cities (CRIC) merupakan inisiatif 5 tahun yang dilaksanakan oleh UCLG ASPAC bersama organisasi mitranya (Pilot4Dev, Universite Gustave Eiffel, ACR+, ECOLISE, dan AIILSG) dengan dukungan
Ketahanan dan Penanggulangan Bencana Iklim di Perkotaan: Antara Perubahan Transformatif dan Konflik

Publikasi ini didanai dalam kerangka kerja proyek Climate Resilient and Inclusive Cities (CRIC), di mana Pilot4DEV menjadi salah satu mitranya. Proyek CRIC merupakan kolaborasi antara UCLG ASPAC, Pilot4DEV, ACR+, ECOLISE, AIILSG, dan Universitas Gustave Eiffel (Paris, Prancis). Proyek ini lahir pada tahun 2020 dan didanai oleh Uni Eropa
Menumbuhkan Ekonomi Sambil Mengurangi Kerugian akibat Perubahan Iklim

Planet kita menghadapi krisis tiga planet di tengah pandemi COVID-19 dan ketidakstabilan geopolitik. Krisis ini menghambat pencapaian SDGs di seluruh dunia. Krisis tiga planet tersebut adalah: perubahan iklim, polusi dan hilangnya keanekaragaman hayati.
CRIC Kembali Adakan Pelatihan Aksi Iklim di Pekanbaru *

CRIC menfasilitasi penyusunan rencana aksi iklim di melalui pelatihan adaptasi iklim (A1) pertama yang membahas Basis Ilmiah Perubahan Iklim serta Risiko dan Kerentanan Iklim.
Dua Kota CRIC Menerima Penghargaan Proklim *

Dua kota percontohan Climate Resilient and Inclusive Cities (CRIC) di Samarinda dan Banjarmasin baru-baru ini mendapat penghargaan dari Direktorat Jenderal PPI, KLHK atas upaya mereka melaksanakan Proklim.
Cimate Adaptation and Resilience - Challenges and Potential Solutions: Riwayat Publikasi

Publikasi ini didanai dalam kerangka kerja proyek Climate Resilient and Inclusive Cities (CRIC), di mana Pilot4DEV menjadi salah satu mitranya. Proyek CRIC merupakan kolaborasi antara UCLG ASPAC, Pilot4DEV, ACR+, ECOLISE, AIILSG, dan Universitas Gustave Eiffel (Paris, Prancis). Proyek ini lahir pada tahun 2020 dan didanai oleh Uni Eropa
Pangkalpinang – Sinergi Hulu dan Hilir untuk Antisipasi Banjir

Pangkalpinang adalah kota yang rentan terhadap banjir. Daerah Kampung Bintang, Kecamatan Rangkui merupakan daerah yang paling parah terkena dampaknya dengan 49 kali kejadian banjir pada tahun 2019. Berkurangnya daerah resapan air di hulu, sedimentasi, masalah sampah dan drainase, memperparah dampak dari tiga sungai yang mengalir melalui topografi kota yang rendah. Pemerintah Kota Pangkalpinang beradaptasi dengan perubahan iklim dan mengembangkan program