Selamat datang di Halaman Bacaan kami, di mana Anda akan menemukan koleksi berita, blog, dan acara-acara kami yang telah dikurasi. Jelajahi berbagai topik yang dirancang untuk menginspirasi dan memberi informasi, menawarkan perspektif dan ide berharga yang dapat Anda nikmati kapan saja.
Proyek CRIC menghadiri Kemitraan untuk Kota Berkelanjutan yang kedua di Barcelona, Spanyol, pada tanggal 12-14 Maret 2024. Program 'Kemitraan untuk Kota Berkelanjutan' yang didanai oleh Uni Eropa ini bertujuan untuk mempromosikan pembangunan perkotaan yang terintegrasi dengan menjalin kemitraan di antara pemerintah daerah dari negara-negara anggota Uni Eropa dan negara-negara mitra, yang selaras dengan Agenda 2030 untuk pembangunan berkelanjutan dan kebijakan baru Uni Eropa
Gorontalo, salah satu dari 10 kota percontohan Proyek CRIC, terus mengambil tindakan tegas setelah selesainya seluruh pelatihan mitigasi dan adaptasi (Agustus 2021-Agustus 2023) dengan melanjutkan pelatihan intensif selama dua tahun tersebut melalui pertemuan koordinasi yang sangat penting yang diselenggarakan pada bulan November 2023.
Setelah menyelesaikan pelatihan mitigasi dan adaptasi Rencana Aksi Iklim (CAP) pada bulan November, Kelompok Kerja (Pokja) Iklim Kota Samarinda mengadakan diskusi untuk memajukan CAP kota. Menindaklanjuti momentum tersebut, pada tanggal 6 dan 7 Desember 2023, diadakan diskusi lanjutan untuk mengkonfirmasi perkembangan dokumen tersebut yang melibatkan 59 Perwakilan Kecamatan dan Perwakilan Pokja. Hari pertama pertemuan dihadiri oleh
Setelah serangkaian kegiatan mitigasi, adaptasi dan bantuan teknis yang sukses di Kota Mataram, Proyek Kota Berketahanan Iklim dan Inklusif (Climate Resilient and Inclusive Cities/CRC)mengakhiri kerja samanya dengan Kelompok Kerja (Pokja) Iklim Kota Mataram melalui kegiatan pendampingan teknis terakhir di sektor mitigasi. Acara yang diselenggarakan pada tanggal 29-30 November 2023 ini menandai tonggak penting dalam perjalanan kota Mataram untuk mengembangkan Rencana Aksi Iklim (Climate Action Plan/CAP) yang komprehensif. Bantuan teknis ini dihadiri oleh total 31 peserta (65% perempuan) dari berbagai instansi pemerintah daerah di Kota Mataram, yang didukung oleh para ahli dari
Menandai sebuah pencapaian penting, Kelompok Kerja (Pokja) Iklim Kota Banjarmasin telah menyelesaikan pelatihan hibrida M3 atau pelatihan mitigasi yang memberdayakan kota ini untuk mengembangkan Rencana Aksi Iklim (Climate Action Plan/CAP). Jumlah peserta yang mengesankan ini - dengan 50% partisipasi perempuan - menunjukkan komitmen lokal yang kuat untuk mengatasi perubahan iklim secara kolaboratif. Selama dua hari (20 November dan 4