Memperkuat Komitmen untuk Aksi Iklim di Kota Cirebon

Setelah menyelesaikan pelatihan adaptasi dan mitigasi Climate Action Plan (CAP) serta bantuan teknis pada bulan Juli 2023, Kelompok Kerja (Pokja) Iklim Kota Cirebon berkumpul kembali dalam sebuah rapat koordinasi untuk melihat perkembangan terbaru dari analisis CAP.
Samarinda Terus Melangkah Maju: Kemajuan CAP Dibahas dengan Kecamatan dan Kelompok Kerja (Pokja)

Setelah menyelesaikan pelatihan mitigasi dan adaptasi Rencana Aksi Iklim (CAP) pada bulan November, Kelompok Kerja (Pokja) Iklim Kota Samarinda mengadakan diskusi untuk memajukan CAP kota. Menindaklanjuti momentum tersebut, pada tanggal 6 dan 7 Desember 2023, diadakan diskusi lanjutan untuk mengkonfirmasi perkembangan dokumen tersebut yang melibatkan 59 Perwakilan Kecamatan dan Perwakilan Pokja. Hari pertama pertemuan dihadiri oleh
Membangun Mataram yang Berketahanan Iklim dan Inklusif dengan Bantuan Teknis Terakhir dalam Rencana Aksi Mitigasi Iklim Selesai

Setelah serangkaian kegiatan mitigasi, adaptasi dan bantuan teknis yang sukses di Kota Mataram, Proyek Kota Berketahanan Iklim dan Inklusif (Climate Resilient and Inclusive Cities/CRC)mengakhiri kerja samanya dengan Kelompok Kerja (Pokja) Iklim Kota Mataram melalui kegiatan pendampingan teknis terakhir di sektor mitigasi. Acara yang diselenggarakan pada tanggal 29-30 November 2023 ini menandai tonggak penting dalam perjalanan kota Mataram untuk mengembangkan Rencana Aksi Iklim (Climate Action Plan/CAP) yang komprehensif. Bantuan teknis ini dihadiri oleh total 31 peserta (65% perempuan) dari berbagai instansi pemerintah daerah di Kota Mataram, yang didukung oleh para ahli dari
Pelatihan M3 Banjarmasin Menajamkan Aksi Mitigasi Iklim untuk Ketepatan dan Dampak yang Lebih Besar

Menandai sebuah pencapaian penting, Kelompok Kerja (Pokja) Iklim Kota Banjarmasin telah menyelesaikan pelatihan hibrida M3 atau pelatihan mitigasi yang memberdayakan kota ini untuk mengembangkan Rencana Aksi Iklim (Climate Action Plan/CAP). Jumlah peserta yang mengesankan ini - dengan 50% partisipasi perempuan - menunjukkan komitmen lokal yang kuat untuk mengatasi perubahan iklim secara kolaboratif. Selama dua hari (20 November dan 4
Kota Bandar Lampung Menyelesaikan Pelatihan Mitigasi Terakhir, Menunjukkan Komitmen terhadap Rencana Aksi Iklim

Melalui pelatihan mitigasi iklim ketiga dan terakhir (M3), Proyek Kota Berketahanan Iklim dan Inklusif (CRIC) mendukung Kota Bandar Lampung dalam menyusun dokumen Rencana Aksi Iklim (Climate Action Plan/CAP). Dari tanggal 18 hingga 20 Oktober 2023, pelatihan ini berfokus pada penghitungan emisi baseline kota dan penyusunan rencana aksi mitigasi iklim. Profesor Rizaldi Boer, Direktur Proyek CRIC
Kota Samarinda Menyelesaikan Pelatihan Pengembangan Rencana Aksi Iklim dalam Bidang Adaptasi

Kota Samarinda, salah satu dari 10 kota percontohan Proyek CRIC, telah mengambil langkah penting dalam upaya beradaptasi terhadap perubahan iklim dengan menyelesaikan Pelatihan Pengembangan Rencana Aksi Iklim (CAP) untuk Adaptasi pada 17-18 Oktober 2023.
Kota Banjarmasin Meningkatkan Pengembangan Rencana Aksi Iklim dengan Pelatihan Mitigasi Ketiga

Kota Banjarmasin melanjutkan upayanya dalam pelatihan pengembangan Rencana Aksi Iklim dengan Pelatihan Mitigasi Ketiga (M3) dalam kerangka Proyek Climate Resilient and Inclusive Cities (CRIC) UCLG ASPAC yang didanai oleh Uni Eropa (EU). Pelatihan ini bertujuan untuk mengumpulkan data dasar, menghitung data mitigasi, serta melakukan penandaan dan penilaian terhadap aksi mitigasi perubahan iklim.
CRIC Bertemu Bappenas dan EUD untuk Membahas Aksi Iklim dan Kemajuan Proyek

Tim proyek Climate Resilient and Inclusive Cities (CRIC) bertemu dengan Bappenas, Kementerian PPN/Bappenas dalam dua kesempatan pada tanggal 4 September 2023, untuk membahas aksi iklim dan kemajuan proyek. Pada pertemuan pertama, Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Nasional Bappenas, Dr. Vivi Yulaswati menyoroti fokus Bappenas dalam hal iklim.
Bandar Lampung Memetik Manfaat dari Pelatihan CRIC

Proyek CRIC memfasilitasi pelatihan mitigasi iklim kedua di Hotel Sheraton Lampung, pada tanggal 29-30 Agustus 2023. Rein Susinda Hesty, Kepala Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bandar Lampung, secara resmi membuka acara yang berlangsung selama dua hari tersebut.
Kota Samarinda Terus Berupaya Lakukan Adaptasi Perubahan Iklim

Perubahan iklim kini semakin terasa di wilayah perkotaan di Indonesia, salah satunya adalah Kota Samarinda yang kini harus bersiap menghadapi perubahan iklim dan menjadi penyangga IKN atau Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur.