Pengetahuan

Bacaan

Selamat datang di Halaman Bacaan kami, di mana Anda akan menemukan koleksi berita, blog, dan acara-acara kami yang telah dikurasi. Jelajahi berbagai topik yang dirancang untuk menginspirasi dan memberi informasi, menawarkan perspektif dan ide berharga yang dapat Anda nikmati kapan saja.

Readings

Blog

Kupang memiliki potensi untuk mengubah kelangkaan air menjadi kelimpahan air jika kota ini mengelola sumber daya airnya secara berkelanjutan dan membangun infrastruktur yang memadai yang memungkinkan penggunaan sumber daya air yang efektif dan efisien.

Danko Aleksic, dari ACR+ memperkenalkan tidak hanya pendekatan 3R tetapi juga 9R dalam Panel Diskusi Pertama Kota Berketahanan Iklim dan Inklusif di Surabaya pada tanggal 2 Maret 2023. Apa sajakah itu? Oleh: Oleh: Hizbullah Arief* Berbasis di Brussel, Belgia, ACR+ - salah satu mitra CRIC di Eropa - telah menjadi Asosiasi Kota dan Wilayah untuk Pembangunan Berkelanjutan (Association of Cities and Regions for Sustainable [...]

Artikel ini ditulis dalam rangka memperingati Hari Internasional untuk Memerangi Penggurunan dan Kekeringan. Tanah adalah sumber kehidupan karena tanah menumbuhkan tanaman hijau yang akan memberi makan makhluk hidup secara teratur, baik itu tanaman untuk konsumsi manusia maupun rumput untuk memberi makan hewan ternak yang akan bergabung dalam sistem rantai makanan. Tanah memelihara makhluk hidup, terutama [...]

Berita

Proyek CRIC menghadiri Kemitraan untuk Kota Berkelanjutan yang kedua di Barcelona, Spanyol, pada tanggal 12-14 Maret 2024. Program 'Kemitraan untuk Kota Berkelanjutan' yang didanai oleh Uni Eropa ini bertujuan untuk mempromosikan pembangunan perkotaan yang terintegrasi dengan menjalin kemitraan di antara pemerintah daerah dari negara-negara anggota Uni Eropa dan negara-negara mitra, yang selaras dengan Agenda 2030 untuk pembangunan berkelanjutan dan kebijakan baru Uni Eropa

Laporan Kemajuan SDG 2024, yang diluncurkan oleh Komisi Ekonomi dan Sosial PBB untuk Asia dan Pasifik (ESCAP), menyoroti tantangan kemiskinan dan ketidaksetaraan yang masih ada, dengan gender dan lokasi yang memainkan peran penting.

Gorontalo, salah satu dari 10 kota percontohan Proyek CRIC, terus mengambil tindakan tegas setelah selesainya seluruh pelatihan mitigasi dan adaptasi (Agustus 2021-Agustus 2023) dengan melanjutkan pelatihan intensif selama dua tahun tersebut melalui pertemuan koordinasi yang sangat penting yang diselenggarakan pada bulan November 2023.

Setelah menyelesaikan serangkaian pelatihan Rencana Aksi Iklim (CAP) dan bantuan teknis pada bulan November 2023, konsultan CAP kota Bandar Lampung mendorong finalisasi proses analisis dan penulisan CAP.

Setelah menyelesaikan pelatihan adaptasi dan mitigasi Climate Action Plan (CAP) serta bantuan teknis pada bulan Juli 2023, Kelompok Kerja (Pokja) Iklim Kota Cirebon berkumpul kembali dalam sebuah rapat koordinasi untuk melihat perkembangan terbaru dari analisis CAP.

Setelah menyelesaikan pelatihan mitigasi dan adaptasi Rencana Aksi Iklim (CAP) pada bulan November, Kelompok Kerja (Pokja) Iklim Kota Samarinda mengadakan diskusi untuk memajukan CAP kota. Menindaklanjuti momentum tersebut, pada tanggal 6 dan 7 Desember 2023, diadakan diskusi lanjutan untuk mengkonfirmasi perkembangan dokumen tersebut yang melibatkan 59 Perwakilan Kecamatan dan Perwakilan Pokja. Hari pertama pertemuan dihadiri oleh

Setelah serangkaian kegiatan mitigasi, adaptasi dan bantuan teknis yang sukses di Kota Mataram, Proyek Kota Berketahanan Iklim dan Inklusif (Climate Resilient and Inclusive Cities/CRC)mengakhiri kerja samanya dengan Kelompok Kerja (Pokja) Iklim Kota Mataram melalui kegiatan pendampingan teknis terakhir di sektor mitigasi. Acara yang diselenggarakan pada tanggal 29-30 November 2023 ini menandai tonggak penting dalam perjalanan kota Mataram untuk mengembangkan Rencana Aksi Iklim (Climate Action Plan/CAP) yang komprehensif. Bantuan teknis ini dihadiri oleh total 31 peserta (65% perempuan) dari berbagai instansi pemerintah daerah di Kota Mataram, yang didukung oleh para ahli dari

Menandai sebuah pencapaian penting, Kelompok Kerja (Pokja) Iklim Kota Banjarmasin telah menyelesaikan pelatihan hibrida M3 atau pelatihan mitigasi yang memberdayakan kota ini untuk mengembangkan Rencana Aksi Iklim (Climate Action Plan/CAP). Jumlah peserta yang mengesankan ini - dengan 50% partisipasi perempuan - menunjukkan komitmen lokal yang kuat untuk mengatasi perubahan iklim secara kolaboratif. Selama dua hari (20 November dan 4